Tampilkan postingan dengan label Kumpulan Tips. Tampilkan semua postingan

Harddisk bad sector merupakan istilah yang terkait dengan masalah kerusakan HDD atau Harddisk Drive. Istilah ini mengacu pada bahwa dalam HDD terdapat blok dan sector tempat disimpannya berbagai data. Bila sebuah HDD mengalami kerusakan, maka biasanya ditandai dengan tidak terbacanya data yang bersangkutan atau ketika melakukan booting sistem operasi tidak berjalan dengan lancar. Hal ini biasanya terjadi karena sektor didalamnya mengalami kerusakan. Keadaan yang seperti inilah yang memunculkan istilah tersebut.

Bad Sector sering terjadi pada HDD dalam keadaan yang tidak terduga. Artinya meskipun HDD tersebut dalam keadaan baru, bisa saja karena hal tertentu, HDD tersebut mengalami bad sector atau kerusakan didalamnya. Terkadang kerusakannya hanya beberapa blok namun tentunya hal ini cukup mengganggu. Apalagi bila data yang disimpan di dalam HDD merupakan data yang sangat penting.

Lantas, mengapa HDD bisa mengalami bad sector? Ada banyak hal yang bisa mengakibatkan sebuah kondisi harddisk bad sector. Bila Anda tidak menginginkan HDD Anda terkena bad sector, maka sebaiknya kenali ciri-ciri atau penyebab HDD bisa mengalami bad sector berikut ini

HDD ternyata bisa disebabkan karena seringnya sebuah komputer dimatikan sembarangan. Atau dalam kata lain main cabut kabel saja. Umumnya para pemula yang tidak mengetahui cara mematikan komputer lewat fitur shut down seringkali melakukan hal ini. Selain itu, keadan listrik juga cukup berpengaruh. Artinya komputer mati tiba-tiba karena suatu daerah sering mati listrik. Alasan inilah yang membuat kondisi harddisk bad sector bisa terjadi. Pemutusan arus secara tiba-tiba yang sering terjadi ternyata merusak sistem yang ada di dalam HDD.

Tidak Melakukan Defragment
Kondisi harddisk bad sector seringkali terjadi akibat pengguna tidak pernah melakukan defragment. Hal ini seringkali disepelekan oleh pengguna komputer. Padahal proses defragmentasi HDD merupakan langkah yang sangat penting. Langkah ini ibarat kondisi rumah kamar yang berantakan kemudian dirapikan. Bila tidak melakukan proses ini biasanya komputer akan mengalami kinerja lamban akibat tidak rapihnya data yang tersimpan pada blok-blok HDD. Bila pada kondisi tertentu keadaan tidak rapih ini memuncak, maka kondisi harddisk bad sector pasti terjadi.

Virus
Virus ternyata bisa menyebabkan kondisi harddisk bad sector. Mengapa bisa? Tentu saja bisa mengingat sifat virus yang beragam yang umumnya merusak sistem operasi. Akibat sistem yang rusak, maka kadang pengguna komputer sering melakukan proses restart yang dalam hal ini bisa mengakibatkan kerusakan pada HDD.

Faktor Usia
Harddisk yang sudah lama seringkali mengalami kondisi harddisk bad sector. Kondisi ini umum terjadi, apalagi untuk harddisk atau HDD yang sudah berumur lebih dari lima tahun. Dengan pemakaian yang cukup sering, maka sudah tidak heran lagi jika HDD mengalami kerusakan baik sektornya maupun secara fisik.

Bencana
Bencana tentunya merupakan sebuah fenomena yang tidak diinginkan. Keadaan ini seringkali tidak diduga. Bisa saja pada saat tertentu komputer terkena benda keras akibat suatu kejadian. Dan hal ini tentunya merusak perangkat keras di dalamnya sehingga kondisi harddisk bad sector tidak bisa dihindarkan. Kondisi serupa bisa terjadi akibat misalnya HDD terjatuh dan mengalami goncangan.

Medan Elektormagnetik
Ternyata medan elektromagnetik bisa menyebabkan kondisi harddisk bad sector. Hal ini karena di dalam HDD pun terdapat medan magnet yang cukup tinggi. Untuk itu hindari penempatan HDD pada tempat-tempat dengan medan elektormagnetik yang juga tinggi seperti speaker aktif ataupun ponsel. 

Masalah Powet Supply Unit (PSU)
PSU atau power supply unit ternyata cukup berpengaruh. Unit catu daya komputer ini perlu diperhatikan agar tegangan untuk HDD tetap stabil. Gunakanlah power supply yang baik agar kondisi harddisk bad sector bisa dihindari.

Suhu Harddisk

Keadaan atau kondisi suhu harddisk ternyata cukup berpengaruh pula. Suhu Harddisk yang terlalu panas akibat kurangnya pengaturan kipas pada kasing bisa menyebabkan harddisk bad sector. Maka dari itu para pengguna komputer tampaknya harus memperhatikan perihal pengaturan udara ini. Selain suhu harddisk yang panas, suhu komputer yang lembab pun bisa mengakibatkan bad sector. Biasanya sebuah komputer yang lembab diakibatkan karena komputer tersebut jarang digunakan. Akibatnya, timbul jamur pada piringan harddisk yang tentunya membuat HDD menjadi rusak

Semoga bermanfaat, amin. Merdeka!

Sumber: Plimbi

Memperpanjang Umur Flashdisk

Minggu, 06 Desember 2015
Posted by Ahmad Mahbub Muttaqin
Kita sadari atau tidak, semua perangkat elektronik, baik PC maupun smartphone atau kamera memiliki batas atau umur pemakaian, begitu juga memory penyimpanan yang digunakan oleh perangkat tersebut.

Tidak sedikit pemilik Flashdisk yang mengeluhkan bahwa perangkat penyimpanan portable mereka sudah aus dan tidak dapat digunakan lagi. Memang hal tersebut cukup masuk akal karena semua jenis memory termasuk flashdisk memiliki batas umur.



Pada kesempatan ini, penulis ingin membagikan beberapa tips yang dapat digunakan untuk memperpanjang usia Flashdisk.

Sebelumnya, mari kita bahas karakteristik umum yang dimiliki sebuah Flashdisk, yaitu sebagai berikut:
  • USB Flashdisk hanya dapat aktif ketika ada aliran listrik tertentu yang berasal dari slot atau port USB suatu perangkat elektronik lain
  •  
  • Beberapa Flashdisk memerlukan tenaga atau daya listrik yang berbeda-beda
  •  
  • Sebuah Flashdisk dapat digunakan untuk lebih dari 1000 kali baca/tulis dengan umur kurang lebih 10 tahun masa pemakaian
  •  
  • Proses membaca sebuah Flashdisk lebih cepat daripada proses menulisnya. Contoh, kecepatan proses baca sebesar 16MB/s sedangkan proses tulis sebesar 4MB/s
  •  
  • Sebuah Flashdisk tidak perlu di-defrag karena tidak ada efek sama sekali dan juga tidak menyebabkan perangkat portable itu lebih cepat dalam proses baca atau tulis
  •  
  • File system sebuah Flashdisk adalah FAT atau FAT32 karena dapat dibaca dan diakses oleh mayoritas port USB perangkat elektronik apapun

Ingin Flashdisk anda tahan lama? Berikut adalah beberapa yang harus dilakukan dan dihindari:
  • Jangan menyimpan data yang sangat banyak atau sampai membuat Flashdisk penuh. Jika memang diperlukan, kompresi data tersebut menggunakan .zip atau .rar
  •  
  • Apabila tidak diperlukan atau sangat penting, jangan sering-sering mengedit sebuah data secara langsung yang ada di Flashdisk. Disarankan untuk meng-copy terlebih dahulu file yang akan diedit ke komputer atau perangkat sejenis baru diubah
  •  
  • Apabila tidak diperlukan, jangan tancapkan Flashdisk di perangkat elektronik
  •  
  • Selalu gunakan fitur pelepasan aman yang disediakan oleh komputer (mayoritas disediakan oleh Windows) yaitu "Safety Remove Hardware" dan hindari pencabutan secara langsung ketika Flashdisk sedang dalam proses baca atau tulis

Semoga tips dan informasi di atas bermanfaat.Merdeka!

Dari berbagai sumber.

Tips Menghindari Overheating pada Smartphone

Kamis, 03 Desember 2015
Posted by Ahmad Mahbub Muttaqin
Smartphone pada dasarnya adalah sebuah komputer mini. Ini artinya smartphone sama rentannya terhadap overheating seperti laptop dan desktop.


Anda tentu tak ingin ponsel Anda mengalami overheating. Selain merusak baterai, yang terburuk adalah ponsel bisa terbakar hingga menyebabkan luka bakar. Kasus baterai ponsel atau laptop terbakar seperti ini sudah seringkali terjadi.


Sama seperti perangkat elektronik lain pada umumnya, ponsel harus beroperasi pada suhu tertentu agar berfungsi dengan baik.

Berikut ini beberapa tips sederhana untuk menghindari ponsel dari overheating.

1. Jangan menjalankan banyak aplikasi sekaligus.


 Tutup semua aplikasi yang tidak digunakan. Kadang-kadang kita tidak menyadari bahwa masih banyak aplikasi yang sedang berjalan di ponsel. Semakin banyak aplikasi yang Anda gunakan pada satu waktu, maka akan semakin cepat smartphone memanas.

Selain menghindari overheating, mematikan aplikasi yang tidak digunakan juga dapat menghemat baterai.


2. Hindari terpapar suhu panas tinggi langsung.


Jangan meletakkan ponsel di bawah sinar matahari langsung atau di dasbor mobil yang langsung terpapar sinar matahari.

3. Hindari perubahan suhu drastis.


Beberapa ponsel pintar akan menampilkan pesan jika ponsel Anda overheating. Jika ponsel menunjukkan tanda-tanda overheating, letakkan ponsel pada temperatur dingin untuk menurunkan suhu. Matikan ponsel untuk membantu membuat baterai lebih dingin.

Namun ingat, jangan meletakkan ponsel yang overheating dalam lemari es karena justru dapat merusak ponsel. Perubahan suhu yang drastis dari panas ke dingin justru akan memperlambat pelepasan energi dan memperlama proses pemanasan.

4. Suhu tubuh dapat mentransfer panas ke ponsel.


Jangan menyimpan ponsel di kantong karena panas tubuh dapat 'ditransfer' ke ponsel. Lebih baik simpan smartphone Anda dalam tas atau bahkan sarung khusus. Alasan lainnya, menaruh ponsel dalam saku akan berbahaya karena secara tak sengaja Anda bisa menduduki ponsel atau layar tergores kunci.

5. Jangan menumpuk gadget.


Apakah Anda sering menumpuk dua ponsel lalu memasukkannya ke dalam kantong? Sebaiknya dihindari karena kedua ponsel yang ditumpuk itu akan mentransfer suhu panas satu sama lain, selain karena tidak mendapatkan sirkulasi. Jadi letakkan gadget secara terpisah.

Semoga bermanfaat, amin. Merdeka!
Welcome to My Blog

Popular Post

Blogger templates

Diberdayakan oleh Blogger.

Main Menu

Ono-ono Wae

Ora ono opo-opo

Pages

- Copyright © Halte Teknologi -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -