Posted by : Ahmad Mahbub Muttaqin
Senin, 30 November 2015
Pernah gak ngalamin suatu hari tiba-tiba komputer kita tidak berjalan sebagaimana mestinya? Padahal sebelumnya masih dalam keadaan normal.
Kesan pertama mungkin bingung, wah ada apa ini? Kemudian kesal, jengkel, atau marah.
Nyebelin emang ya... Meski cuma gak bisa melakukan hal sepele seperti gak bisa dengerin musik atau gak bisa main game aja, apalagi kalo gak bisa melakukan hal-hal yang lebih penting, mengirim email penting, membuka file penting, terlebih hal-hal yang berhubungan dengan bisnis dan pekerjaan.
Time is money! Bukan, Waktu itu lebih berharga daripada uang!
Ada berbagai masalah yang mungkin menyebabkan terjadinya error pada komputer kita, dari segi hardware maupun software, masalah terkait seputar error ini akan kita bahas pada artikel/posting lainnya pada blog ini.
Pepatah kedua adalah, sedia payung sebelum hujan. Ya, jika sebelumnya kita sudah membahas Tips Memelihara Perangkat Keras (Hardware) Komputer, maka kali ini kita akan membahas Tips Memelihara Perangkat Lunak (Software) Komputer.
Skenario terburuk dari kerusakan software adalah instal ulang, entah software tertentu, maupun instal ulang sistem operasinya. Skenario yang lain adalah repair, kenyataannya hanya beberapa teknisi yang mau susah-payah atau repot-repot me-repair atau memperbaiki software yang rusak. Instal ulang aja Windows-nya pak/bu/dek paling-paling setengah jam kelar kok... Gitu biasanya... Artinya? Ya, kita harus memulai dari awal lagi! Data memang bisa diback-up, tapi software-software kesayangan kita termasuk history-nya bakal hilang, dan harus mulai dari awal. Jadi ada baiknya jika kita meluangkan waktu untuk memelihara software kita agar lebih aman dan tahan lama.
Pertama, lakukan Back-up.
Ini adalah langkah preventif kita yang pertama, kita tidak akan tahu kapan tiba-tiba komputer kita ngambek total, jadi ada baiknya melakukan back-up.
Proses back-up bisa dilakukan secara manual ataupun dengan bantuan software. Untuk proses back-up dengan bantuan software akan dibahas pada artikel/posting lain pada blog ini.
Jika menggunakan sistem operasi berbasis Windows, ada fitur backup dan restore yang disediakan dan bisa kita manfaatkan. Cara kerjanya persis seperti kita membuat check-point atau melakukan save (menyimpan data terakhir) saat bermain game, pada saat player tewas, kita bisa mengulangnya pada check-point kita yang terakhir.
Proses back-up yang bisa kita lakukan secara berkala adalah dengan menyimpan data penting dan data kesayangan kita pada media lain selain penyimpanan harddisk, misal flashdisk, eksternal-harddisk, atau CD/DVD. Bila suatu saat komputer kita divonis instal ulang, berarti kita sudah menghemat waktu back-up data yang harus dilakukan sebelum instal ulang, karen proses back-up keseluruhan data biasanya memakan waktu lebih lama ketimbang waktu yang dibutuhkan untuk instal ulang.
Kedua, rapikan data.
Caranya adalah dengan menempatkan data ke direktorinya masing-masing. Buatlah folder sesuai jenis file-nya, misalnya folder musik untuk file dengan format mp3, folder dokumen untuk file dengan format doc, dan seterusnya. Hal ini untuk memudahkan dan mempercepat proses pencarian data saat kita ingin membukanya.
Kemudian, lakukan defrag. Jika menggunakan sistem operasi berbasis Windows, ada fitur defrag yang disediakan dan bisa kita manfaatkan. Defragmentasi adalah proses merapikan penempatan data pada harddisk, fungsinya adalah menata dan mengurutkan file/data pada harddisk, sehingga akan mempermudah sistem dalam proses read dan write. Melakukan defrag akan mengurangi beban kerja sistem operasi dan berarti juga memperpanjang umur harddisk. Cara mendefrag harddisk akan kita bahas pada artikel/posting lain pada blog ini.
Ketiga, bersihkan sistem.
Langkah pembersihan dimulai dari mengosongkan bak sampah atau recycle bin dan temporary file.
Ketika kita melakukan penghapusan data, data tersebut akan ditampung pada recycle bin. Tujuannya apabila kita ternyata melakukan kesalahan penghapusan, maka kita bisa me-restore atau mengembalikan data tersebut.
Kegiatan pembersihan sistem ini juga berpotensi merusak sistem jika tidak dilakukan dengan benar, sehingga ada baiknya jika menggunakan tools atau aplikasi pendukung. Ada banyak aplikasi clean-up yang tersedia, dari yang gratis maupun berbayar, yang ringan sampai yang komplit, semuanya akan kita bahas di artikel/posting lain pada blog ini.
Jadi, sebaiknya kita menyimpan data pada partisi lain selain C atau partisi yang berisi sistem operasi. Jika komputer kita hanya memiliki satu partisi, ada baiknya untuk menambah satu partisi lagi sebagai media penyimpanan.
Langkah pembersihan selanjutnya adalah dengan meng-uninstal program yang tidak perlu apalagi program yang sama sekali tidak terpakai.
Keempat, lindungi sistem.
Sistem operasi Windows adalah yang terpopuler saat ini terutama di Indonesia. Windows bersifat fleksibel dan bisa dimodifikasi, kelebihan dari sisi ini menyebabkan celah yang menjadikan Windows sangat rentan terhadap serangan yang mengakibatkan kerusakan sistem.
Serangan tersebut biasanya terjadi oleh program-program yang biasa kita kenal sebagai virus, malware, spyware, worm, dan sebagainya.
Cara melindungi sistem ada bermacam-macam pula. Langkah pertama yang harus kita lakukan adalah dengan mengaktifkan firewall yang telah disediakan Windows. Firewall berfungsi untuk mengontrol dan membatasi akses pada komputer kita.
Firewall saja tidak cukup, ingat, selalu ada celah dalam Windows. Kita bisa memanfaatkan program Anti-Virus yang sekarang mudah didapatkan, dari yang gratis maupun yang berbayar, dari yang ringan sampai yang komplit, semuanya akan kita bahas pada artikel/posting lain pada blog ini.
Penggunaan anti-virus menyebabkan komputer kita bekerja ekstra, oleh karena itu sangat disarankan untuk menggunakan satu anti-virus saja. Beberapa anti-virus bahkan akan saling bertabrakan dan saling mengganggu, tentu saja hal ini akan memperlambat kinerja komputer bahkan mengganggu sistem.
Langkah perlindungan komputer secara lebih detail akan kita bahas pada artikel/posting lain pada blog ini.
Kelima, gunakan komputer dengan bijaksana.
Semua kembali kepada kita sebagai pengguna. Bijaksana dalam hal ini berarti memanfaatkan komputer hanya untuk hal yang positif dan bermanfaat.
Hindarilah mengunjungi situs-situs yang tidak bertanggung-jawab, kebanyakan virus dan program perusak lain berasal dari situs-situs yang tidak aman.
Gunakan komputer sesuai prosedur yang baik dan benar, karena hal ini sangat berpengaruh terhadap umur komputer kita.
Jika pembaca memiliki tips lain, silahkan meninggalkan komentar. Semoga tulisan ini bermanfaat, amin. Merdeka!
Disarikan dari berbagai sumber.
Related Posts :
- Back to Home »
- CPU , Desktop PC , Komputer , Maintenance , Perawatan , Software »
- Tips Memelihara Perangkat Lunak (Software) Komputer

